☏  021-2222 4686

✆ 0878-8371-1969 (WA)

Sebelum Memutuskan untuk Membeli Tanah dan Bangun Rumah, Lakukan Hal Ini!

Rumah adalah tempat impian semua orang, tempat di mana mereka akan labuhkan semua lelah dan membagi segala cerita bersama keluarga. Tentunya, setiap orang ingin memiliki rumah yang aman dan nyaman. Pastikan hal-hal ini sebelum Anda memutuskan membeli tanah dan membangun rumah.

1. Legalitas dan Jaminan

Kasus sengketa tanah, tidak sedikit terjadi di Indonesia. Dari kasus rebutan lahan, sampai warga yang membangun dinding bata di depan rumah yang baru saja dibangun karena masalah batas wilayah tanah. Tentu akan membuat Anda tidak tenang, jika tanah yang dibeli ternyata bermasalah. Sudah keluar uang banyak, ternyata rugi. Tidak sedikit pula penjual tanah yang kabur membawa uang, tidak mau mengurus legalitas yang seharusnya sudah tersedia di awal.

Supaya tidak kecolongan di awal, maka Anda sangat perlu untuk memeriksa semua surat-surat legalitas dan jaminan transaksi yang dilakukan dengan si Penjual, sebelum Anda melakukan deal. Memastikan tidak ada masalah yang timbul apabila Anda membangun rumah di tanah tersebut.

2. Lokasi dan Kondisi Alam

Indonesia memiliki struktur geografis yang unik. Tidak satu jenis, melainkan ada banyak jenis, tergantung wilayah geografisnya. Jika membangun rumah di daerah puncak bogor dan rumah di daerah Jakarta-sekitarnya, tentu akan memiliki struktur tanah yang berbeda.

Jika Anda ingin membangun hunian di daerah pengunungan, pastikan kondisi alam dari struktur tanah tidak mudah longsor. Jika Anda ingin membangun hunian di pinggiran pantai, pastikan tanah yang akan anda tempati, tidak kopong dan tidak berpotensi membuat bangunan Anda amblas.

Pemilihan lokasi dan kondisi alam juga disesuaikan dengan kondisi pekerjaan dan fisik Anda. Jika Anda seorang freelancer yang senang dengan daerah dingin, Anda bisa membangun hunian di daerah dekat gunung. Jika Anda memiliki fisik yang tidak tanah dingin, berarti Anda bisa membangun di wilayah yang kondisi suhunya cukup hangat.

3. Lingkungan Sosial yang Terbentuk

Pepatah mengatakan, jika kita membeli tanah atau rumah, maka kita secara otomatis akan membeli lingkungan. Maksudnya apa? Hunian yang akan dibangun, tentunya akan terikat dengan kondisi sosial di sekitar lokasi lahan. Anda perlu mempertimbangkan, apakah rumah ini akan menjadi sangat nyaman untuk ditinggali, perhatikan lingkungan sosial yang terbentuk.

Apakah dengan karakter yang Anda dan keluarga miliki, mampu beradaptasi dengan karakter lingkungan yang ada. Bagaimana sistem keamanannya, bagaimana sistem RT/RW-nya, bagaimana karakter calon-calon tetangga nantinya, Anda harus mengukurnya. Jika tidak ada proses persiapan adaptasi, tentu akan tidak nyaman untuk tinggal. Atau jika lingkungannya masih sepi, maka Anda bisa memastikan apakah lingkungan tersebut aman dari kejahatan atau tidak.

4. Pilih Jasa Kontraktor dengan Benar

Setelah Anda memastikan legalitas dan jaminan transaksi, lokasi dan kondisi alam, serta lingkungan sosial yang terbentuk. Tahap selanjutnya adalah memilih jasa kontraktor yang sesuai dengan budget Anda, dan tentunya berkualitas dalam pemilihan bahan dan pengerjaan.

Pastikan jasa kontraktor yang akan Anda pilih memiliki kredibilitas yang baik untuk dipercaya, serta tidak memiliki masa lalu mengkorupsi bahan bangunan. Jasa kontraktor yang tepat akan membantu membangun rumah impian Anda.